Sebelum Bunuh Diri, Sushant Singh Rajput Lunasi Utang dan Sempat Curhat Bingung Bayar Gaji Karyawan

Sushant Singh Rajput didiagnosa mengalami depresi sejak 5 atau 6 bulan terakhir. Ia dirawat oleh dokter dari rumah sakit Hinduja Hospital, Mumbai dan mendapatkan obat-obatan anti depresan.

Tak banyak yang tahu mengenai depresi yang dialami oleh pemeran Sarfaraz di film PK ini. Hanya orang terdekatnya, termasuk adik dan pelayannya yang mengetahui bahwa Sushant menderita depresi.

  1. Cemas Sejak 10 Hari Terakhir
    Dilansir dari Indiatvnow.com, pelayan Sushant mengungkap bahwa 10 hari terakhir sang aktor merasa cemas. Ia gelisah dengan kondisinya saat ini, namun tak mau bicara banyak kepada orang lain.
    Sushant disebut jadi lebih pendiam daripada biasanya dan tampak murung. Bahkan ia tak mau banyak bicara kepada sahabatnya, Mahesh Shetty ketika telepon terakhir kali.

Dan 3 hari terakhir, kondisi Sushant lebih parah daripada sebelumnya. Ia lebih pendiam dan tertutup pada orang lain.

  1. Lunasi Utang
    Sang pelayan juga mengisahkan bahwa Sushant baru saja melunasi seluruh utangnya. Ia melakukannya beberapa hari lalu, dan kemudian membayar gaji para karyawan yang bekerja dengannya.
    Kala membayar gaji inilah, Sushant sempat curhat kepada pelayannya. Ia mengaku lega karena bisa membayar semua utangnya, tetapi khawatir bagaimana nanti membayar gaji karyawan untuk bulan berikutnya.
  2. Terakhir Telepon Adik
    Sebelum akhirnya memutuskan gantung diri, Sushant Singh Rajput menelepon adik perempuannya. Itu adalah panggilan terakhir, namun sang adik tak menyangka bahwa kakaknya akan bertindak nekat.
    Mahesh Shetty yang ditelepon Sushant pun tak menyangka bahwa aktor 34 tahun itu akan bunuh diri. Ia tak curiga kala Sushant menghubunginya dan mengira semua baik-baik saja.

Kini Sushant telah tiada. Rencananya hari ini keluarga akan menggelar upacara kremasi untuk mendiang yang dilaksanakan di Mumbai.(sumber : kapanlagi.com)

Next Post

Pentingnya Pendeteksian Dinidalam Upaya Pencegahan Covid-19

Thu Jun 18 , 2020
MEDAN – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) Whiko Irwan menyampaikan pentingnya dilakukan pendeteksian dini pada warga yang terinfeksi Covid-19. Hal ini dibutuhkan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di Sumut. “Pendeteksian merupakan salah satu hal penting dalam penanggulangan wabah Covid-19. Penderita Covid-19 yang ada […]

Headline

Category