108 Karyawan Brastagi Supermarket Medan Rapid Test, 14 Reaktif Covid-19

Setelah beredarnya kabar seorang karyawan Brastagi Supermarket di Medan positif covid-19 maka dilakukan rapid test swab massal pada 108 karyawan, Selasa (19/5/2020). Satu orang karyawan yang dinyatakan positif tersebut saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

Dinas Kesehatan Kota Medan melakukan rapid test terhadap 108 karyawan Brastagi Supermarket Jalan Gatot Subroto, Medan. Satu persatu karyawan bergantian masuk ke dalam gudang yang berada di Jalan Panci, Medan Petisah untuk dilakukan rapid test.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi menjelaskan ke-108 karyawan tersebut akan terus dipantau perkembangannya.

Apalagi mereka satu tempat kerja yang pastinya terjadi kontak fisik antara satu sama lain, terutama yang dekat dengan karyawan yang hasil rapid test-nya reaktif.

Atas dasar itu kita lakukan pelacakan untuk semua yang berhubungan dengan yang bersangkutan. Baik di tempat tinggalnya atau di tempat kerjanya,” jelas Edwin.

Lebih lanjut Edwin mengatakan, usai rapid test ini, terhadap karyawan yang hasilnya reaktif akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut yakni pemeriksaan swab PCR.

Terbukti, dari hasil pemeriksaan 108 karyawan tersebut, ditemukan hasil 14 karyawan yang positif berdasarkan hasil rapid test. Ke 14 karyawan ini selanjutnya akan dilakukan swab test untuk lebih memastikan lagi apakah terindikasi Virus Corona atau tidak.

Dalam kesempatan tersebut, Edwin mengungkapkan ada 14 karyawan dinyatakan reaktif usai menjalani rapid test. Selanjutnya mereka akan menjalani pemeriksaan swab.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Medan juga akan melakukan rapid test di tempat tinggal pegawai yang hasil rapid testnya reaktif.

“Kami juga akan melakukan rapid test di tempat tinggal karyawan yang dinyatakan positif usai menjalani pemeriksaan ini,” ujarnya.

Sementara itu, kuasa hukum Brastagi Supermarket, Sarma Hutajulu menyebutkan bahwa hasil rapid test belum tentu menunjukkan hasil bahwa seseorang positif Covid-19. Karena masih perlu tahapan untuk menguji apakah yang 14 orang ini memang terkena atau tidak.

“Ini perlu kami tegaskan supaya nanti jangan seolah-olah yang reaktif ini seolah-olah sudah positif. Karena sering kali miskomunikasi dan misinformasi, itu mempengaruhi,” tuturnya.

Sarma menerangkan pasca keluarnya hasil rapid test pihaknya sudah memulangkan para pekerja yang reaktif untuk diisolasi mandiri.

“Sudah dipulangkan, dan mereka akan tetap mendapatkan gaji,” tuturnya.

Lebih lanjut, Sarma menjelaskan bahwa Brastagi Supermarket akan tetap buka dengan menjalankan protokol kesehatan dengan lebih ketat.

Ia menjelaskan bahwa 14 orang yang reaktif tersebut tidak berada pada divisi yang sama, dan mayoritas adalah karyawan yang berada di bagian gudang.

Namun, meskipun akan tetap buka, Sarma menjelaskan bahwa pihaknya akan tetap kooperatif dan mengikuti apa arahan pemerintah dan Gugus Tugas untuk apakah perlu diadakan penutupan sementara. (sumber : primaberita.com)

Next Post

Hotman Paris Ingin Jadi Petani, Tinggal di Desa Lelah dengan Kemunafikan Hidup di Kota

Wed May 20 , 2020
Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menguyngkapkan rencananya yang ingin jadi petani dan tinggal di desa karena lelah dengan kemunafikan hidup di kota. Ia berencana untuk segera pensiun dari profesinya sebagai advokat. Setelah 36 tahun bertarung sebagai seorang praktisi hukum profesional, dirasa sudah cukup bagi Hotman. Ia mengatakan ingin segera beristirahat […]

Headline

Category