Nawal Ajak Manfaatkan Teknologi untuk Berinteraksi dengan Anak Didik

MEDAN – Pandemi Covid-19 diharapkan tidak menjadi penghalang bagi pendidikan anak. Karena itu, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) harus lebih kreatif untuk berinteraksi dan mendidik anak, termasuk memanfaatkan teknologi informasi.

Demikian disampaikan Bunda PAUD Sumut Nawal Edy Rahmayadi dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) jarak jauh dengan Pengurus Daerah (PD) Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) dan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten/Kota se-Sumut, Jum’at (15/5).

Menurut Nawal, pendidikan anak usia dini harus tetap menjadi prioritas di tengah pandemi Covid-19 yang melanda saat ini. “Jangan jadikan pandemi Covid-19 membuat kita lupa untuk mendidik dan membina anak usia dini. Manfaatkan teknologi untuk berinteraksi dengan anak didik. Jangan sampai Covid-19 ini menjadi penghalang untuk tumbuh kembang anak usia emas,” ujar Nawal melalui video conference dari Ruang Sumut Smart Province Lantai 6 Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Medan.

Nawal juga mengapresiasi Bunda PAUD yang sudah melakukan gerakan untuk membantu para guru PAUD, seperti yang dilakukan Bunda PAUD Kabupaten Dairi dan Kabupaten Toba. “Ke depan saya akan berusaha mengetuk hati bapak bupati/walikota agar juga memperhatikan nasib guru PAUD, sehingga tidak kesulitan lagi saat situasi seperti ini,” ujarnya.

Nawal juga mengucapkan selamat kepada Bunda PAUD Dairi Brenda Ritawati Darwin Siagian yang menerima Penghargaan Pin Perak dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, melalui Direktorat Pembinaan PAUD. “Selamat ya Bunda, Semoga lebih sukses ke depanya. Kepada Bunda PAUD daerah lain, mari kita bersama-sama bergandengan tangan untuk menghadapi wabah ini,” tambahnya.1 dari 4  

Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sumut Nawal Edy Rahmayadi bersama Pengurus Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Sumatera Utara pun melakukan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dengan Pengurus Daerah (PD) dan Bunda PAUD Kabupaten/Kota se-Sumut di Ruang Sumut Smart Provice Lantai 6 Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Jumat (15/5/2020). (Foto Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut : Veri Ardian)
Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sumut Nawal Edy Rahmayadi bersama Pengurus Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Sumatera Utara pun melakukan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dengan Pengurus Daerah (PD) dan Bunda PAUD Kabupaten/Kota se-Sumut di Ruang Sumut Smart Provice Lantai 6 Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Jumat (15/5/2020). (Foto Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut : Veri Ardian)
Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sumut Nawal Edy Rahmayadi bersama Pengurus Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Sumatera Utara pun melakukan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dengan Pengurus Daerah (PD) dan Bunda PAUD Kabupaten/Kota se-Sumut di Ruang Sumut Smart Provice Lantai 6 Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Jumat (15/5/2020). (Foto Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut : Veri Ardian)
Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sumut Nawal Edy Rahmayadi bersama Pengurus Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Sumatera Utara pun melakukan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dengan Pengurus Daerah (PD) dan Bunda PAUD Kabupaten/Kota se-Sumut di Ruang Sumut Smart Provice Lantai 6 Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Jumat (15/5/2020). (Foto Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut : Veri Ardian)

Sementara itu, Ketua Umum HIMPAUDI Pusat Netti Herawati menyampaikan, banyak pelajaran yang bisa diambil dari situasi pandemi Covid-19 saat ini. “Situasi ini mengajarkan pada kita, bahwa semua tempat adalah tempat belajar, dan semua dari kita bisa menjadi guru. Jadi bunda-bunda sekalian, jangan Covid-19 ini menyurutkan semangat kita,” ujarnya.

Ke depan, Netti juga mengharapkan, agar seluruh guru PAUD yang ada di Sumut dilakukan pendataan. “Nanti dari data itu, kita melakukan penggalangan dana untuk membantu para guru PAUD,” tambahnya.

Netti juga mengingatkan, agar para guru PAUD memperhatikan tingkat stress orang tua peserta didik. Kalau orang tuanya sudah stress karena PHK atau pun kesulitan keuangan, jangan lagi kirimkan paket perencanaan belajar, karena akan membuat orang tua semakin depresi. “ Tapi gantilah dengan paket bermain anak dengan orang tua,” terangnya.

Ketua PW Himpaudi Sumut Aminah mengatakan bahwa rapat tersebut dilakukan untuk silaturahmi dan koordinasi HIMPAUDI dan Bunda PAUD Kabupaten/Kota se-Sumut menyikapi dampak dari Covid-19 terhadap pelaksanaan pendidikan PAUD di Sumut.**(sumber : humas.sumutprov.go.id)

Next Post

Dua Hari Menghilang, Pria Tionghoa Ditemukan Membusuk di Bengkel Mobil

Sat May 16 , 2020
MEDAN – Dua hari tak pulang, Henri ditemukan sudah jadi mayat di bengkel cat mobil Jalan PWI/Kemenangan, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Jumat (15/5/2020). Jenazah pria Tionghoa berusia 28 tahun itu ditemukan dalam kondisi sangat mengenaskan dan terikat sekitar pukul 04.30 WIB. Sebelumnya istri korban Lenna sudah melapor ke […]

Headline

Category