Polres Sergai Tembak Dua Residivis Sabu


Sat Resnarkoba Polres Serdang Bedagai (Sergai) berhasil meringkus dua residivis narkotika jenis sabu. Saat ditangkap, keduanya mencoba melarikan diri sehingga polisi terpaksa melepaskan timah panas di kaki pelaku.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang, melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu, dilansir dari Tribratanews.sumut.polri.go.id, Sabtu (18/01/2020) mengaakan, identitas pelaku masing-masing Mahfil alias Juar (37) warga Dusun I Desa Pon, Kecamatan Seibaman, Sergai. Juar ditangkap di Kampung Tempel, Desa Pengalangan, Kecamatan Seirampah, Sergai, Jumat(17/01/2020) sore sekira pukul 16.00 WIB dan ditembak di bagian kaki kanan.

Sementara rekannya, Indriyan Syah alias Kabul (29) warga Dusun X Desa Firdaus, Kecamatan Seirampah, Sergai, ditangkap di Dusun V, Desa Cempedak Lobang, Kecamatan Seirampah, Sergai, sekira pukul 21:30 WIB malam dan ditembak di bagian kaki kirinya. “Barang bukti diamankan dari tersangka Mahfil Azhar alias Juar ditemukan 1 buah dompet kecil warna hitam merah berisikan 10 (Sepuluh) plastik klip berisi kristal diduga sabu berat bruto 2,98 Gram,” ujarnya.

Dari tersangka Idriyan Syah alias Kabul, sambungnya, ditemukan satu buah dompet sedang berwarna biru pink berisikan 10 lastik klip kecil berisi kristal diduga sabu berat bruto 2,39 Gram, dua plastik klip sedang berisi kristal diduga sabu berat bruto 12.03 Gram, 1unit timbangan elektrik, 1 buah pipet yang digunakan sebagai sendok sabu dengan total sabu kedua tersangka seberat brutto 17,40 gram.

Martualesi menerangkan, awalnya menindak lanjuti informasi masyarakat tentang jual beli narkotika, setelah mengetahui lokasi kemudian melakukan penangkapan terhadap tersangka Juar tepatnya saat berdiri di pinggir tali air. Hasil penggeledahan di badan tersangka, ditemukan 1 buah dompet warna merah dari saku celana samping kiri tersangka.

“Hasil pengakuan tersangka Juar, bahwa dirinya mendapatkan sabu dari tersangka Kabul dan selanjutnya dilakukan pemancingan dan berhasil menangkapnya di Desa Cempedak Lobang,” jelas AKP Martualesi. Tersangka Juar, jelasnya, saat diinterogasi mencoba melompati kasat narkoba dari mobil seketika dengan refleks terhadap tersangka dilakukan tindakan tegas dan terukur dimana kaki kanan tersangka tertembak. Tersangka Juar merupakan residivis kasus narkotika tahun 2017 yang divonis 2 tahun penjara.

Sedangkan tersangka Kabul, sambungnya, dia mengaku menerima sabu dari tersangka W Alias Botak warga Balidak, kemudian dilakukan pengembangan. Namun di lapangan tersangka mencoba kabur dan diberikan tembakan peringatan sebanyak 2 kali, namun tersangka tidak mengindahkannya sehingga tersangka diberikan tindakan tegas dan terukur dimana kaki kanan tersangka tertembak. “Adapun tersangka Kabul seorang residivis kasus narkoba th 2017 vonis 3 tahun. Selanjutnya tersangka dibawa ke RSU Sultan Sulaiman dan telah mendapatkan pengobatan,” tutup Kasat Narkoba.

Next Post

Soal Piala Dunia U20, Menpora: Arahan Presiden, Penentuan Venue dan Persiapan Timnas

Sun Jan 19 , 2020
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menyampaikan bahwa arahan oleh Presiden terkait Piala Dunia U-20 yakni masalah persiapan venue yang harus segera ditentukan dan Tim Nasional (Timnas) U-20. Untuk Timnas, menurut Menpora, sekarang ini sedang masuk pada tahap seleksi dan beberapa hari ke depan akan mulai diujicobakan di Thailand. “Venue-nya harus […]

Category