Warga Sekitar Manfaatkan Lahan Kebun Teh

Melintasi jalan dari Kota Pematangsiantar menuju Danau Toba Tigaras tentu disuguhi hamparan hijau kebun teh Sidamanik, Bah Butong dan Tobasari Kabupaten Simalungun.

Warga sekitar memanfaatkan pemandangan kebun milik PTPN IV itu sebagai objek wisata komersil. Pengunjung yang datang ke lokasi disuguhi tempat dengan pajangan berbagai tulisan dan gambar dibuat di hamparan kebun untuk menambah perhatian pengunjung.

“Cukup bayar 5000 bisa foto sepuasnya dengan koleksi topi dan keranjang gendong, layaknya sedang memetik teh,” kata Sulasmi penguasaha jasa wisata disana, Sabtu (18/1/2020).

“Tapi kadang kala ada juga pengunjung yang enggan membayar 5000, dan cukup foto sendiri di kebun teh,” ucapnya menambahkan.

Warga sekitar lokasi merasa senang karena berkesempatan meraup rupiah saat hari libur. Pendapatan dari jasa wisata bisa membantu perekonomian mereka.

“Lumayan Bu, ada uang tambahan buat keperluan rumah”, kata dia ditemui lokasi kebun teh Sidamanik.

Tak hanya lokasi swafoto, warga sekitar juga menjajakan kuliner bagi pengunjung. Bahkan menjuah teh hasil kebun dengan harga terjangkau.

Hendro bersama keluarga yang datang dari Riau, mengaku berkunjung ke lokasi kebun teh setelah mendapat informasi dan promosi tentang kebun teh dan pantai Danau Toba Tigaras. “Cukup bagus dijadikan foto, seperti di daerah puncak,” akunya.

Next Post

Bagaimana Mie Menjadi Makanan Rakyat di Benua Asia ?

Sat Jan 18 , 2020
Indonesia, China, Kirgistan, hingga Turki sama-sama memiliki budaya mengonsumsi mie.Belum dapat dipastikan kapan sebenarnya mie pertama kali masuk Indonesia. Namun sama seperti beragam jenis makanan lainnya mulai dari lumpia, bakso, hingga pempek memiliki pengaruh dari budaya China. Keberagaman kuliner kita tak lain dipengaruhi oleh lokasi yang strategis untuk dilalui para […]

Category