Kebakaran Ekskavator Pengerjaan Jembatan Sei Wampu, Polsek Stabat Selidiki Pelaku


Kasus pembakaran ekskavator di areal Proyek Pembangunan Jembatan Sei Wampu pada Minggu (12/01/2020) sekitar pukul 03.15 WIB, sedang dalam penyelidikan Polsek Stabat.

Kanit Reskrim Polsek Stabat Iptu Andri GT Siregar SH, dilansir dari Tribratanews.sumut.polri.go.id, Senin (13/01/2020), menegaskan, aparat Kepolisian Stabat, Kabupaten Langkat, langsung bergerak cepat guna mengungkap kasus itu. “Untuk pelaku masih dalam penyelidikan. Sementara korbannya adalah PT Nur Iksan Minasa Mulia (NIMM),” ujarnya.

Informasi dari penyelidikan sementara ini, sambungnya, peristiwa terjadi pada saat Fadil Muhammad sedang berkunjung ke rumah saudaranya Alfin yang merupakan petugas jaga malam alat berat/ekskavator Proyek Pembangunan Jembatan Wampu. “Saat itu saksi melihat asap dan api di alat berat/ekskavator yang sedang terparkir. Fadil Muhammad pun memberitahukan kepada Alfin dan rekannya yang jaga malam dan berusaha memadamkan api,” terangnya.

Dia menjelaskan, usaha pemadaman api itu berakhir sekitar pukul 03.45 WIB, api berhasil dipadamkan. “Namun hingga sekarang ini pihak dari PT NIMM belum membuat laporan ke Polsek Stabat, menunggu petunjuk dari pimpinan perusahaan. Situasi hingga saat ini di areal proyek jembatan masih dalam keadaan aman dan baik,” ungkapnya.

Dia menyebut, pihaknya sudah mengamankan beberapa barang bukti guna menjadi petunjuk untuk mengungkap kasus itu.

Next Post

Pemkab Langkat Mendelegasikan Seluruh Kewenangan Perizinan dan Non Perizinan

Tue Jan 14 , 2020
Bupati Langkat Terbit Rencana PA melalui Asisten III Umum Musti Sitepu memimpin apel gabungan ASN dijajaran Pemkab Langkat, di Halaman Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (13/01/2020). Musti menjelaskan pada bimbingan teks tertulis Bupati, bahwa Pemkab Langkat telah mendelegasikan seluruh kewenangan perizinan dan non perizinan kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan […]

Category