Dana Sertifikasi Guru TW IV di Tapteng Belum Cair, Bupati Surati Mendikbud


Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Bakhtiar Ahmad Sibarani telah menyurati Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI), terkait permohonan Dana Tambahan Tunjangan Profesi Guru (TPG) Triwulan (TW) IV Tahun Anggaran 2019.

Dilansir dari laman tapteng.go.id, Minggu (12/01/2020), hal ini dilakukan Bupati terkait keterlambatan pembayaran TPG TW IV kepada 1.488 guru yang berhak menerima TPG atau lebih dikenal Tunjangan Sertifikasi Guru.Adanya Surat Permohonan yang dilayangkan oleh Bupati dibenarkan oleh Kabag Humas Pemkab Tapteng Darwin Pasaribu terkait belum dicairkannya Tunjangan Sertifikasi Guru TW IV Tahun 2019.

“Bukan Pemkab yang menahan dana sertifikasi untuk Triwulan IV Guru tersebut, tetapi Dana Transferan dari Kementerian Keuangan belum sampai. Sebelumnya, Pemkab Tapteng selalu berupaya agar pembayaran tepat waktu. Hal ini telah di antisipasi dengan Surat Permohonan yang dilayangkan oleh Bupati Tapanuli Tengah Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani tanggal 18 Desember 2019 lalu kepada Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud RI,” jelas Darwin Pasaribu.

Sesuai Surat Permohonan Bupati Tapanuli Tengah Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani terlihat jelas Surat Berlogo Burung Garuda dan Bupati Tapanuli Tengah dengan nomor surat 900/3350/2019 dijelaskan adanya Permohonan Dana Tambahan Tunjangan Profesi Guru Tahun Anggaran 2019 untuk 1.488 guru.

Bupati dalam Suratnya juga menjelaskan total kekurangan dana Tunjangan Profesi Guru sebesar Rp. 16.900.809.900 yang diperuntukan untuk TPG Triwulan IV.Terkait adanya anggapan unsur kesengajaan dari Pemkab Tapteng ‘menahan’ Dana Sertifikasi Guru atau TPG ini, Darwin Pasaribu secara tegas membantahnya.

“Bagaimana mungkin Pemkab Tapteng menahan-nahan Dana Sertifikasi Guru ini Pak, ini murni dananya belum turun dari pusat dalam hal ini Kementerian Keuangan. Selain itu, dana ini kan ditransfer langsung ke rekening penerima (guru) beserta besaran nominalnya. Pemkab Tapteng hanya bersifat memberikan data bukan menampung dananya,” tegas Darwin Pasaribu.

Darwin juga menjelaskan, Surat balasan dari Kemendikbud belum diterima, untuk memberikan solusi kepada para guru penerima dana sertifikasi, Pihak Pemkab Tapteng akan menambahkan saat Dana Sertifikasi Guru di TA 2020 TW I dicairkan dari pusat.“Akan di-carry over di Triwulan I Tahun 2020, nantinya Pak,“ jelas Darwin.

Untuk diketahui, kendala pencairan Dana TFG TW IV bukan hanya terjadi di Pemkab Tapteng. Beberapa daerah juga terjadi hal yang sama diantaranya, Lampung Barat sebanyak 1.270 guru belum menerima dana TPG dengan total dana sebesar Rp14.925.735.020. Kota Pekanbaru, Dana TPG sebesar Rp. 20 milyar belum dicairkan menunggu SK Menteri.

Next Post

YOAM-XL Axiata-PFI Medan Gelar Sosialisasi Deteksi Kanker Anak

Mon Jan 13 , 2020
Yayasan Onkologi Anak Medan (YOAM) bekerjasama dengan XL Axiata, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan dan RSUP H Adam Malik menggelar sosialisasi deteksi dini kanker pada anak di SMA Negeri 3 Medan, akhir pekan lalu. Kegiatan sosial Goes To School ini bertema “We Know We Care” sebagai rangkaian roadshow dari persiapan […]

Category