Massa Tanggap Darurat Banjir Bandang Labura Diperpanjang


Jika sebelumnya ditetapkan selama 7 hari sejak tanggal 30 Desember 2019, massa tanggap darurat bencana banjir bandang di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) kembali diperpanjang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara (Sumut) Riadil Akhir Lubis menyampaikan, massa tanggap darurat ini akan dilanjutkan hingga, Sabtu (11/01/2020) mendatang. “Masih diperpanjang hingga 11 Januari,” ungkapnya kepada wartawan, Selasa (07/01/2020).

Namun begitu, Riadil mengakui, untuk 2 korban hilang hingga kini masih belum ditemukan. Dimana sebelumnya pihak SAR baru menemukan 3 dari 5 korban sekeluarga yang hilang akibat banjir bandang di Labura tersebut.

Sebagaimana yang diketahui, akibat banjir bandang ini diketahui, sebanyak 36 unit rumah hanyut/rusak berat, 2 unit jembatan besar dan 4 titi hancur, 15 ha sawah tertimbun lumpur, batu dan batang kayu, serta 4 titik daerah irigasi rusak.

Next Post

Presiden Jokowi Minta Harga Gas Dikalkulasi Agar Lebih Kompetitif

Tue Jan 7 , 2020
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, gas bukan semata-mata sebagai komoditas, tapi juga modal pembangunan yang akan memperkuat industri nasional. Ia menyebutkan, ada 6 (enam) sektor industri yang menggunakan 80% volume gas Indonesia, baik itu pembangkit listrik, industri kimia, industri makanan, industri keramik, industri baja, industri pupuk, industri gelas. “Artinya ketika […]

Category