4 Restoran Unik dengan Pelayan yang Bukan Manusia, Antimainstream!

Saat makan di sebuah restoran pasti kamu dilayani oleh pramusaji resto yang cantik dan ganteng bukan? Yang pasti mereka semua itu berwujud manusia. Tapi gimana ya kalo ada restoran yang pelayannya bukan manusia, melainkan robot atau monyet? Pasti seru!

Simak 4 resto unik dengan pelayan yang bukan manusia.

1. Kayabuki – dilayani monyet yang dandan jadi cewek seks

Resto unik ini berada di Jepang, tepatnya di Miyukihoncho, Utsunomiya, Tokyo. Di Kayabuki kamu nggak akan dilayani oleh manusia, tapi justru dilayani oleh monyet.

Uniknya, monyet ini akan berdandan layaknya cewek cantik dan seksi. Banyak pengunjung yang tertarik dengan resto unik ini, tapi ada juga pengunjung yang merasa resto ini keterlaluan karena mempekerjakan binatang.

2. Robot Restaurant 20 – dilayani robot

Robot Restaurant 20 yang ada di China bisa jadi bukti kalau robot bisa diciptakan untuk membantu pekerjaan manusia. Di resto ini, pengunjung akan dilayani oleh seorang robot yang bekerja layaknya pelayan. Robot warna-warni ini melakukan banyak pekerjaan sekaligus mulai dari mencatat menu sampai menyajikan makanan.

3. The Don – pesanan diantar drone

Ternyata drone punya banyak fungsi, nggak cuma mengambil gambar dan membidik obyek dari ketinggian tertentu aja. Di resto The Don yang ada di Inggris, drone justru dimanfaatkan untuk mengantar pesanan makanan.Jadi nggak akan ada pelayan yang sibuk mengantar makanan, melainkan sebuah drone yang jadi alat bantu menyajikan makanan.

4. Melbourne Jafflechutes – dilayani parasut mini

Satu lagi restoran unik yang nggak mempekerjakan pelayan manusia, yaitu Melbourne Jafflechutes yang ada di Inggris. Resto sandwich ini menggunakan parasut mini untuk mengantar semua pesanan sandiwh dari pengunjung, Jad tipa kali datang ke resto ini, kamu akan melihat banyak parasut mini yang terbang mengantar sandwich.

Next Post

Aktivis Greta Thunberg Ogah Habiskan Waktu Bicara dengan Trump

Fri Jan 3 , 2020
Aktivis lingkungan Greta Thunberg mengatakan, dia ogah menghabiskan waktu berbicara dengan Presiden AS, Donald Trump. Inisiator gerakan Friday for Future, aksi para pelajar menuntut pemimpin negara mengatasi dampak perubahan iklim, mengucapkannya saat diwawancara BBC Radio 4 Senin (30/12/2019). Greta Thunberg mengaku pernah satu forum dengan Trump ketika menghadiri pertemuan PBB […]

Category