Medan Merdeka Belajar, Plt Wali Kota Medan Paparkan 4 Program Pembelajaran Nasional


Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi berharap kepada seluruh Tenaga Pendidikan khususnya Guru, agar dapat menerapkan ‘Medan Merdeka Belajar’ kepada siswa. Empat Program Pembelajaran Nasional ini guna memeratakan akses dan kualitas Pendidikan yang diiringi dengan inisiatif Pemerintah Daerah seperti Redistribusi guru ke sekolah yang kekurangan guru.

Harapan ini disampaikan Plt Wali Kota Medan ketika pertemuan Serasehan Medan Merdeka Belajar dengan seluruh Kepala Sekolah dan Guru-guru di Aula Yayasan Pendidikan Harapan, Jalan Imam Bonjol, Sabtu (28/12/2019). Hadir Plt Kadis Pendidikan Masrul Badri, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan, Maya Fitriani dan jajaran Kabid di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Medan.

Dikatakan Plt Wali Kota Medan, Medan Merdeka Belajar merupakan empat program pembelajaran Nasional yang digagas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Dengan arah kebijakan baru penyelenggaraan USBN dimana pada tahun 2020, Ujian akan dilaksanakan hanya oleh sekolah. Artinya ujian ini untuk menilai kompetensi siswa.

“Selain itu dalam Program Medan Merdeka Belajar ini, Ujian Nasional akan diubah menjadi asesmen Kompetensi Minimum dan survei karakter yang terdiri dari kemampuan bernalar menggunakan bahasa atau literasi, bernalar menggunakan matematika atau numerasi dan Penguatan Karakter,” kata Plt Wali Kota Medan, dilansir dari Pemkomedan.go.id, Sabtu (28/12/2019).

Kemudian dijelaskan Plt Wali Kota Medan, Program Medan Merdeka Belajar akan dilakukan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Artinya Kemendikbud akan memangkas beberapa kompenen dengan kebijakan membebaskan guru membuat, menggunakan dan mengembangkan RPP. “Dalam penerimaan peserta Didik Baru, Tetap akan menggunakan sistem zonasi dengan kebijakan yang lebih fleksibel untuk mengakomodasi ketimpangan akses dan kualitas di berbagai daerah. Artinya Program Medan Merdeka Belajar ini bertujuan untuk mengeksplorasi kemampuan intelektual dan imajinatif siswa dengan tidak meninggalkan dasar adat dan budaya bangsa kita,” jelas Plt Wali Kota Medan

Sebelumnya dalam laporannya, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Masrul Badri menjelaskan maksud digelarnya acara ini untuk menyongsong tantangan pendidikan di era 4.0 yang tentunya sangat berat. Salah satu upaya yang dilakukan Pemko Medan yakni dengan meluncurkan website yang berisikan informasi mengenai pendidikan. “Pemko Medan memiliki visi misi yakni memajukan pendidikan di Kota Medan. Salah satunya mendukung program Pemerintah Pusat dengan menggelar pertemuan yang menghadirkan sejumlah narasumber yakni Drs Hendri Fauzan MPd dari UINSU, Agus Marwan dari Forum Literasi Sumut, dan Erix Hutasoit dari Praktisi Pendidikan,” jelasnya

Selanjutnya dalam pertemuan ini, Plt Wali Kota didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan menyerahkan stiker instruksi kepada para guru dalam rangka meningkatkan Medan Merdeka Belajar. Acara dilanjutkan dengan pemberian kuliah umum terkait perkembangan masa kini yakni industri 4.0.

Next Post

Sambangi SMK Gelora Jaya Nusantara, Plt Wali Kota Medan Ajarkan Siswa Berkarakter Bersih

Sun Dec 29 , 2019
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi mengajak pihak SMK Gelora Jaya Nusantara untuk mengembangkan karakter bersih pada diri siswa. Kedatangan Plt Wali Kota Medan dalam rangka Peresmian Gedung Baru SMK Gelora Jaya Nusantara Medan, Jalan Jamin Ginting, Medan Tuntungan, di halaman depan sekolah tersebut, Sabtu […]

Category