Rumah Doa Akan Dibangun di Desa Wisata Sibolahotang SAS, Balige


Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba Samosir (Tobasa) menyampaikan secara formal, ucapan terima kasih kepada seluruh pimpinan Gereja yang telah memberikan peran dan kontribusinya dalam beberapa tahun terakhir terutama tahun 2019 ini.Seluruh Gereja yang ada di Toba Samosir telah memberikan semangat yang dapat dipelihara terus melakukan perbaikan-perbaikan dan perubahan sebagaimana juga sebagai ajaran Tuhan Yesus dan Juru Selamat.

Demikian sambutan Wakil Bupati (Wabup) Toba Hulman Sitorus pada Perayaan Natal Badan Kerja Sama Antar Gereja (BKAG) se-Toba yang dirangkai dengan Peletakan batu pertama pembangunan Rumah Doa sekaligus kantor BKAG Toba di Desa Wisata Danau Toba, Sibolahotang SAS, Kecamatan Balige, Toba.

Wabup melanjutkan, Pemkab Tobasa menyadari terhadap berbagai pelayanan Gereja selama ini belum optimal.”Karena itu kami terus berupaya dan kepada bapak ibu kami mohon didoakan agar kami semakin kuat, staminanya terus dapat dipertahankan.Sehingga kami bisa memberikan dukungan yang diperlukan bagi peningkatan pelayanan terutama dalam memasuki era pariwisata dengan ditetapkannya Danau Toba menjadi super prioritas utama bersama beberapa tempat wisata lainnya,” ungkap Wabup dilansir dari laman tobasamo-sirkab.go.id, Minggu (29/12/2019).

Menurut Wabup, pembangunan Rumah Doa ini juga diharap akhirnya bermuara kepada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, terutama warga yang ada di lokasi pariwisata ini.

Dikatakan juga bahwa menjadikan pariwisata Danau Toba secara mendunia, secara sosiologis akan terjadi perubahan secara besar-besaran.”Karena itulah supaya jangan terlambat, supaya perubahan besar-besaran ini diharapkan menjadi peluang yang besar juga.Ini tantangan besar yang dapat kita manfaatkan dengan sebesar-besarnya untuk kemajuan masyarakat maka untuk itulah yang diperlukan sinergi pemerintah, masyarakat dan pihak Gereja,” sebut Wabup.

Sebelumnya, digelar acara Ibadah Natal, dengan Pengkhotbah Ketua BKAG Toba Pdt Donda Simanjuntak STh.Dalam khotbahnya, Donda mengatakan bahwa mengasihi dengan tiga contoh kasih misalnya kasih Storge atau kasih dalam ikatan kekeluargaan dan bukan hanya sekedar kasih Phileo kasih persahabatan dan bukan sekedar kasih Eros kasih asmara.Tetapi lebih dari pada itu kasih yang penuh tantangan yaitu Kasih Agape kasih yang sempurna.

“Sebab ketiga kasih tadi Storge, Phileo, Eros Ini semua adalah kasih yang menuntut balasan kasih yang menuntut sesuatu dari orang lain.Namun Kasih Agape adalah kasih yang kekal,kasih yang sempurna bukan karena kasih yang menuntut sesuatu sehingga nanti kita juga mengharapkan imbalannya,” ujar Donda.

Donda juga menekankan soal menjadi sahabat antar sesama juga dengan lingkungan alam sekitar. Termasuk dengan alam Danau Toba.”Sekalipun dalam perbedaan, siapapun harus menjadi sahabat terbaik.Saling menerima satu dengan lain.menerima kelebihan dan kekurangan menempatkan diri dengan baik jadilah sahabat bagi semua orang.Bersahabat dengan alam, seperti di Danau Toba yaitu membersihkan sampah dan menanam pohon di sekitarnya,” pungkasnya.

Next Post

Resmi Tukangi Timnas, Shin Tae-yong: Masyarakat Indonesia Luar Biasa!

Sat Dec 28 , 2019
Jakarta, IDN Times – Pelatih anyar Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memuji masyarakat Indonesia yang begitu hangat. Hal itu diungkapkannya saat pelatih berpaspor Korea Selatan itu diperkenalkan secara resmi pada Sabtu (28/12). "Pertama kali saya datang ke Indonesia itu pada 1994, waktu itu sebagai saya datang sebagai pemain dan melawan Persib. […]

Category