Pemko Sibolga Gelar Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2021


Beritasumut.com-Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), menggelar Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Sibolga Tahun 2021.

Acara ini dilaksanakan di Aula Hotel Dainang Sibolga, pada Senin (23/12/2019) dan dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Hendra Darmalius APi mewakili Wali Kota.

Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakan oleh Asisten II, Wali Kota meminta kepada Pimpinan OPD untuk mencermati dan melaksanakan tugas pokok dan fungsi masing-masing OPD, serta melakukan koreksi dan menyampaikan saran dan masukan yang komprehensif terhadap rancangan awal RKPD 2021 kepada Kepala Bappeda.

Wali Kota juga mengharapkan agar kegiatan yang disusun atau diusulkan, menyelesaikan prioritas pembangunan yang memberikan manfaat dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Jangan sampai mengusulkan kegiatan yang asal-asalan. Mari kita utamakan kepentingan, kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat diatas kepentingan kita masing-masing,” ucap Asisten II.

Kepala Bappeda, Drs Junedi Tanjung selaku Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan, tujuan kegiatan ini adalah untuk menghimpun aspirasi atau harapan para pemangku kepentingan terhadap prioritas dan sasaran pembangunan Tahun 2021, dan memperoleh masukan penyempurnaan rancangan awal RKPD.

Selaku narasumber pada kegiatan ini, Kepala Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah, Drs Sofyan Nasution MM, memaparkan tentang Arah Kebijakan Keuangan Daerah Tahun 2021. Disisi lain Kepala Bappeda memaparkan tentang Rancangan Awal RKPD Kota Sibolga Tahun 2021.

Terlihat hadir pada kegiatan ini, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Drs Yasman, MM, para Pimpinan OPD, BUMD, Camat dan Lurah se-Kota Sibolga, unsur Dewan Riset Daerah Kota Sibolga, unsur BPS, Bank Sumut, Konsultan Pendamping KOTAKU, DPD LPM, dan unsur Kemenag Kota Sibolga.(rel)

Next Post

Sering Disalahgunakan, Ambang Batas Impor Barang Lewat E Commerce Diturunkan Jadi 3 Dollar AS

Tue Dec 24 , 2019
Pemerintah melakukan penyesuaian nilai pembebasan (de minimis) atas barang kiriman dari e-commerce atau on line yang sebelumnya 75 dollar AS menjadi 3 dollar AS per kiriman (consignment note) untuk bea masuk. Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi menjelaskan, salah satu alasan kenaikan barang impor melalui e-commerce itu […]

Category