Wabup Dairi: Pemkab Dairi Terbuka untuk Investasi, Tapi Harus Ada Dampak Positif ke Masyarakat


Wakil Bupati (Wabup) Dairi Jimmy Andrea Lukita Sihombing SH hadir dalam mediasi penanganan konflik sosial tapal batas kawasan hutan negara di Kabupaten Dairi.

Kegiatan mediasi juga dihadiri Kapolres Dairi AKBP Leonard David Simatupang SIK, Dandim 02026 Dairi Letkol Arh Hadi Purwanto SH, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs Ramlan Sitohang, Wadir Krimsus Polda Sumatera Utara AKBP Bagus Suro pratomo, Perwakilan Kajari Sidikalang, Perwakilan PT Gruti, Pimpinan OPD serta para Camat Kabupaten Dairi, Kepala BPN Dairi Rasmon Sinamo serta Tokoh Masyarakat.

Dalam sambutannya, Wabup mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi akan selalu siap mendukung kegiatan mediasi yang di laksanakan selama kegiatan mediasi tersebut bersinergi atau memberikan dampak positif untuk masyarakat di Kabupaten Dairi terutama di area lahan kawasan PT Gruti di 2 Kecamatan, yakni Parbuluan dan Sumbul. “Pemerintah Kabupaten Dairi sangat terbuka selama itu menjadi invenstasi yang menguntungkan baik itu bagi Pemerintah Kabupaten Dairi maupun masyarakat setempat,” ujar Wabup dilansir dari laman dairikab.go.id, Minggu (08/12/2019)/

Wabup menegaskan pihaknya sangat tidak menginginkan ketika wilayah Kabupaten Dairi di eksplorasi, namun masyarakat Kabupaten Dairi hanya mendapatkan abunya saja. “Karena ini dilema yang sangat sering terjadi, hal itu akan dapat diselesaikan ketika kita duduk bersama untuk mencari solusinya karena kami ingin Kabupaten Dairi terbuka untuk investasi dan investasi tersebut mempunyai dampak yang positif bagi masyarakat Kabupaten Dairi,” tegasnya.

Sementara itu, PT Gruti dalam paparannya mengatakan manfaat kegiatan yang akan di lakukan PT. Gruti nantinya bagi masyarakat di sekitar areal kerja antara lain adalah memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan perusahaan, membuka lapangan usaha baru dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat, meningkatkan taraf hidup dan pendapatan masyarakat di sekitar areal kerja perusahaan.

“Sedangkan dampak kegiatan pengamanan dan perlindungan hutan yang dilaksanakan oleh perusahaan adalah melindungi kawasan hutan negara dalam rangka konservasi sumber daya alam secara terencana untuk pelestarian keanekaragaman hayati, menurunkan efek emisi gas rumah kaca secara nasional dan internasional serta meningkatkan produksi dan sekaligus mempromosikan kopi asli sidikalang secara nasional dan internasional,” jelasnya.

Next Post

Pemkab Humbahas Beri Bantuan 100 Juta kepada 20 Penyandang Disabilitas Intelektual

Sun Dec 8 , 2019
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan (Humbahas) terus berusaha memberikan perhatian, inovasi dan kemajuan pada Kabupaten Humbahas termaksud kepada Sumber Daya Manusia (SDM), salah satunya terhadap penyandang disabilitas. Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE diwakili Sekretaris Daerah Humbahas Drs Tonny Sihombing MIP mengatakan, bentuk dari perhatian tersebut adalah dengan dilaksanakannya kegiatan Penguatan […]

Category