Tingkatkan Jumlah Paten, USU Gelar Percepatan Perolehan Granted Paten


SumutMerdeka-Untuk meningkatkan jumlah perolehan paten di kalangan dosen dan peneliti yang dimiliki, Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar Workshop Percepatan Perolehan Paten Bagi Dosen dan Peneliti di lingkungan USU.

Acara ini dibuka oleh Wakil Rektor II USU Prof Dr dr Muhammad Fidel Ganis Siregar M Ked OG SpOG dan dihadiri oleh Direktur Paten, DTLST dan Rahasia Dagang Kemenkum HAM RI, Dra Dede Mia Yusanti, MLS dan jajaran, Kepala Sub Dit Sertifikasi, Pemeliharaan, Mutasi dan Lisensi, Ika Ahyani Kurniati SH LLM dan para anggota tim pemeriksa draft Paten lainnya, Ketua Lembaga Penelitian USU Prof Dr Erman Munir dan Ketua Panitia yang juga Kepala Unit Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual USU, Dr Tulus Iksan Nasution.

Menurut Ketua Lembaga Penelitian USU Prof Dr Erman Munir, dalam forum tersebut akan diperiksa sebanyak 35 draft paten dari para dosen dan peneliti di lingkungan USU oleh para reviewer dari Direktorat Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu dan Rahasia Dagang Kemenkum HAM RI. Sampai saat ini USU telah memiliki 61 paten granted dalam dan luar negeri.”Semoga kegiatan ini akan menambah secara signifikan jumlah paten granted yang diraih Universitas Sumatera Utara pada tahun ini,” ujarnya dilansir dari laman usu.ac.id, Minggu (17/11/2019).

Dalam kegiatan ini nantinya para inventor dan peneliti di lingkungan USU diharapkan dapat meningkatkan jumlah paten yang dihasilkan dan memberi manfaat baik secara akademik maupun bagi masyarakat luas. Selain itu juga dapat memberikan wawasan lebih dalam bagi para peneliti serta mempercepat proses perolehan HKI.“Semoga dari kegiatan ini kita akan bisa menambah secara signifikan perolehan Paten Universitas Sumatera Utara, serta mendorong lebih banyak dosen dan peneliti yang akan melakukan penelitian dan melahirkan inovasi-inovasi penting,” kata Wakil Rektor II USU dalam sambutannya.

Hak kekayaan intelektual (HKI) merupakan salah satu aspek yang mendukung keunggulan dan daya saing perguruan tinggi. Hal tersebut antara lain tercermin dari dukungan universitas dalam memfasilitasi para penelitinya untuk memperoleh hak paten. Demikian pula halnya yang dilakukan oleh USU, yang berkomitmen penuh untuk mendukung para dosen dan penelitinya dalam mendapatkan hak paten.

Berdasarkan UU No. 13 Tahun 2016, paten merupakan hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi untuk jangka waktu tertentu melaksanakan sendiri invensi tersebut atau memberikan persetujuan kepada pihak lain untuk melaksanakannya.

Dengan demikian maka tujuan dari hak paten tersebut antara lain adalah bermaksud untuk memberikan Perlindungan Hukum atas setiap karya intelektual sehingga terjamin hak kepemilikan pemegang paten. Juga untuk mewujudkan iklim yang lebih baik bagi kegiatan invensi di bidang teknologi, sebab teknologi memiliki peranan yang sangat penting dalam pembangunan nasional secara umum dan khususnya di sektor industri.

Next Post

Dukung Pariwisata, Bupati Dairi Minta PLN Gunakan Kabel Listrik Bawah Tanah

Sun Nov 17 , 2019
SumutMerdeka-PT PLN (Persero) UP3 Bukit Barisan bersama dengan PT Dairi Prima Mineral (DPM) Parongil melakukan pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi. Hadir dalam pertemuan ini, Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu didampingi Asisten dan Staf Ahli Bupati Dairi, Manager PLN UP3 Bukit Barisan Hiro Pingkir Pardede, Direktur PT DPM […]

Category