Kejari Deli Serdang Musnahkan Barang Bukti 385 Perkara Narkotika dan 91 Berkas Tindak Pidana

SumutMerdeka – Kejaksaan Negeri (Kejari) Deli Serdang memusnahkan barang bukti dari perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), Selasa (12/11/2019).

Pemusnahan barang bukti tersebut berasal dari tindak pidana yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Kajari Deli Serdang, Harli Siregar SH MH menyebutkan barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 91 berkas tindak pidana orang dan harta benda (oharda) dengan barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari kayu, egrek, baju, celana, senjata tajam dan barang bukti lainnya. “Pemusnahan betdasarkan surat perintah Kepala Kejaksaan Negeri Deli.Serdang No. Print 2064/L.2.14/Eoh.3/11/2019 tanggal 7 November 2019,” sebutnya kepada wartawan, Selasa (12/11/2019).

Lanjut Kajari, barang bukti dari 40 perkara tindak pidana terhadap keamanan negara dan ketertiban umum yang dimusnahkan yaitu kertas, pulpen, handphone, kartu joker, satu lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu dan barang bukti lainnya. “Pemusnahan barang bukti berdasarkan surat perintah Kepala Kejaksaan Negeri Deli Serdang No. Print 2063/L.2.14/Eku.3/11/2019 tanggal 7 November 2019,” ujarnya.

Kemudian barang bukti 385 perkara tindak pidana narkotika dan zat adiktif lainnya yang dimusnahkan berupa sabu seberat 2.622 gram, ganja 6.015 gram, ektacy 48 butir, hp, alat hisap sabu dan barang bukti lainnya. “Pemusnahan berdasarkan surat perintah Kepala Kejaksaan Negeri Deli Serdang No.Print 2061/L.2.14/Enz.3/11/2019 tanggal 7 November 2019,” paparnya.

Satu perkara tindak pidana khusus lainnya berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Negeri Deli Serdang No. Print. 2062/L.2.14/Fuh.2/11/2019 tanggal 7 November 2019 yang amar memutuskan/memerintahkan memusnahkan barang bukti 68,5 karton rokok Luffman merah tanpa pita cukai, 39,5 karton rokok Luffman silver tanpa cukai atau total.keseluruhan 1.080.000 batang.

“Narkotika jenis sabu untuk perkara atas nama terdakwa Muhammad Husni Said seberat 895 gram, Suhendrik alias Botak seberat 500,40 gram, Norawati alias Nura seberat 254 gram, Ernawati Syarifuddin seberat 252 gram, Teja seberat 100 gram. Narkotika jenis ganja untuk perkara atas nama terdakwa Nasherman alias Herman seberat 1.000 gram dan Zakaria Tarigan seberat 768 gram,” tutup Kajari.

Sementara itu, pantauan saat pemusnahan, barang bukti pisau, linggis, egrek, parang, gergaji dipotong berkeping-keling dengan menggunakan mesin gerenda. Sabu diblender lalu dibuang, sedangkan barang bukti rokok, peralatan hisap sabu dan barang bukti lainnya dibakar. (BS05)

Next Post

Satgas Yonif 514 dan Brimob Polri Pastikan Jayawijaya Aman Kondusif

Wed Nov 13 , 2019
SumutMerdeka-Dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menjamin situasi kondusif, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 514/SY Kostrad bersama-sama personel Brimob Polri melaksanakan patroli simpatik di Distrik Galiem, Kab Jayawijaya, Papua, Selasa (12/11/2019). Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 514/SY Kostrad Mayor Inf Danang Biantoro SIP MSi menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan […]

Category