Pemkot GunugSitoli Memperketat Pengawasan Masuknya Ayam Pedaging

SumutMerdeka – Pemerintah Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, memperketat pengawasan masuknya ayam pedaging (broiler) dari luar Pulau Nias di Kota Gunungsitoli.

“Saya sudah perintahkan petugas dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Gunungsitoli untuk memeriksa ayam broiler yang masuk dari luar Pulau Nias satu per satu sebelum turun dari kapal,” kata Wali Kota Gunungsitoli Ir.Lakhomizaro Zebua saat menerima perwakilan peternak ayam di Gunungsitoli, Kamis.

Kepada para peternak ayam di Kota Gunungsitoli, dia mengaku jika Pemkot Gunungsitoli tidak bisa melarang masuknya ayam broiler dari luar Pulau Nias di Kota Gunungsitoli.

Yang bisa dilakukan Pemkot Gunungsitoli, menurut dia, hanya lebih memperketat pengawasan terhadap ayam broiler yang berasal dari luar Pulau Nias masuk di Kota Gunungsitoli.

Tujuannya adalah untuk mencegah bibit penyakit ayam dari luar Pulau Nias masuk di Kota Gunungsitoli.

“Jika kejadiannya seperti wabah kolera pada babi, kami pasti keluarkan surat edaran pelarangan, tetapi hingga saat ini belum ada info ada penyakit ayam di luar sana,” ucapnya.

Namun jika ditemukan ada bibit penyakit pada ayam yang masuk dari luar Pulau Nias saat pemeriksaan, maka ayam ayam tersebut dilarang untuk diturunkan dari kapal.

Next Post

Personel Satres Narkoba Melakukan Penggrebekan di warung tuak

Thu Nov 7 , 2019
SumutMerdeka – Personel Satres Nakoba Polres Tapanuli Tengah bersama dengan aparat Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara melakukan penggrebekan di salah satu warung tuak di Lingkungan I Sibaganding, Sipange. Ada pun yang menjadi target pengrebekan petugas adalah, warung SP yang diduga menjadi pengedar narkoba. Saat disergap petugas […]

Category