Kronologi Pembunuhan Taksi Online Hanya Karena GIM Online

SumutMerdeka – FP (25), pelaku pembunuhan terhadap sopir taksi online Ahsanul Fauzi di Jalan Raya Tajur, Kota Bogor, diketahui kecanduan gim online.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Ajun Komisaris Niko N Adiputra mengatakan, pelaku kecanduan gim online sejak kecil. Kecanduannya itu pun membuat tali silaturahmi antara pelaku dengan keluarganya sudah terputus selama dua tahun.

Dari gim online tersebut, pelaku bisa mendapat penghasilan sekitar Rp 500.000 hingga Rp 3 juta dengan menjadi joki maupun menjual akun dari berbagai gim.

“Dia memiliki beberapa akun nanti akun itu dijual sama dia atau jadi joki itulah sumber penghasilan dia, selain memang hobi,” jelasnya.

Niko menambahkan, laptop yang digunakan pelaku untuk bermain gim online rusak. Hingga pada akhirnya, pelaku mempunyai niat untuk melakukan aksi perampokan yang menyasar sopir taksi online.

Atas dasar itu, FP sengaja memesan taksi online dengan meminjam telepon selular milik penjual di warung. Berbekal pisau cutter, pelaku nekat menusuk korbannya hingga tewas saat akan membayar.

Next Post

Tindakan Tegas Atas Penyerangan Minimarket

Mon Nov 4 , 2019
SumutMerdeka – Sebuah rekaman video berisi sejumlah organinasi kemasyarakatan (ormas) meminta agar dapat mengelola parkiran minimarket, di kawasan Bekasi, viral di media sosial. Merespons hal itu, Polda Metro Jaya turun tangan menyelidiki apakah ada unsur pelanggaran hukum berupa aksi intimidasi kepada pengusaha minimarket atau masyarakat, maupun tindakan premanisme dalam peristiwa […]

Category