TPT Mengalami Kemunduran dalam Beberapa Tahun Terakhir

SumutMerdeka – Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) di Indonesia terus mengalami kemunduran dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir.

Direktur Program Institute For Development of Economics and Finance (INDEF), Esther Sri Astuti mengungkapkan, industri TPT sebetulnya pernah mengalami masa kejayaan pada tahun 1980-an.

Puncak dari kinerja industri ini terjadi di 2007 dengan surplus produk hingga mencapai US$ 7,8 miliar ketika pada tahun 2001 hanya surplus US$ 5,2 miliar. Namun, kondisi itu berbalik di periode 2008 hingga tahun 2018. Pada tahun 2008, surplus industri ini hanya mencatatkan US$ 5,04 miliar dan pada 2018 menurun drastis menjadi US$ 3,2 miliar.

INDEF mencatat, meskipun hanya 12,07 persen (dari total volume impor produk tekstil), terjadi lonjakan kenaikan impor produk tekstil dari PLB sebesar 192,21 persen pada kurun waktu 2017 ke 2018. Adanya PLB dinilai lebih difungsikan oleh perusahaan TPT untuk mempemudah impor dibandingkan untuk menggenjot ekspor TPT.

Next Post

Presiden PKS Menegaskan Fungsi DPR

Wed Oct 30 , 2019
SumutMerdeka – Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menegaskan kembali tentang fungsi DPR sebagai pengawas pemerintahan saat bertemu dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di kantor DPP PKS, Jakarta, Rabu (30/10/2019). Sohibul Iman menjelaskan, dalam sistem presidensial rakyat memberikan mandat kepada dua pihak sekaligus yakni kepada Presiden melalui Pilpres guna […]

Category