Polres Menangkap 8 Preman Penagih Utang

SumutMerdeka – Polres Metro Jakarta Barat menangkap delapan preman sebagai debt collector yang disuruh sebuah perusahaan untuk menagih utang kepada seorang bos perusahaan bernama Engkos Kosasih. Engkos sempat disekap dan diintimidasi para pelaku.

Dari penangkapan itu, polisi meringkus tersangka yakni AB, AR, JR, MR, HN, FR, FL, dan FD. Adapun tersangka lain yang masih dalam pengejaran (DPO) antaranya AN, MS, ON, dan JM.

Edy mengungkapkan, awal mula Engkos selaku Dirut PT Maxima Interindah Hotel melakukan proyek renovasi Hotel kepada US selaku kontraktor senilai Rp. 32.587.000,000.

Sebagai dana keseriusan, US memberikan 100 juta kepada korban, namun proyek tidak berjalan sesuai dengan perjanjian yang telah ditandatangani oleh kedua belah pihak.

Edy menambahkan, dikarenakan tidak adanya titik temu, US menyewa jasa PT Hai Sua Jaya Sentosa untuk melakukan penagihan terhadap pelapor. Mendapati order dari US, AB selaku Dirut PT Hai Sua Jaya Sentosa memerintahkan anak buahnya untuk menemui pelapor. Dari pertemuan tersebut, korban mengatakan tidak memiliki uang dan meminta kebijaksaan waktu selama 5 hari.

Ironisnya, para tersangka meminta uang Rp. 5 juta dengan alasan sebagai uang tunggu selama lima hari yang dijanjikan korban.

Parahnya lagi, kata Edy, tersangka AB memaksa korban untuk menandatangani perjanjian kenaikan pembayaran utang karena adanya keterlambatan selama 5 hari dari Rp.100 juta menjadi Rp. 250 juta.

Next Post

Satuan Narkoba Polres Mandailing Natal Berhasil Amankan 5 kg Ganja

Tue Oct 29 , 2019
SumutMerdeka – Satuan Narkoba Polres Mandailing Natal berhasil mengamankan 5 kg ganja kering yang dibungkus lakban kuning dari seorang Buruh Harian Lepas (BHL) Dinas  Kebersihan. Dari penangkapan tersebut selain berhasil Selain mengamankan pelaku juga berhasil mengamankan dan menyita barang bukti lima bal daun ganja kering yang dibalut lakban warna kuning dengan berat bruto 5.000 gram. Kapolres menyebutkan, […]

Category