Pelayanan BPJSK diharuskan Mengantre lama

SumutMerdeka – Salah satu kritik yang ditujukan kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJSK) adalah pelayanan kepada peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Salah satunya adalah peserta harus mengantre lama untuk mendapat pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan, khususnya di rumah sakit.

Untuk menjawab kritik tersebut, Rumah Sakit (RS) Panti Rini Sleman Yogyakarta, sejak 2014 menyiapkan sistem informasi yang mempermudah peserta mengakses layanan kesehatan dan tak perlu mengantre.

Pada umumnya antrean dialami peserta JKN-KIS yang menjalani rawat jalan. Di RS Panti Rini, peserta bisa mendaftarkan diri untuk mendapat pelayanan dari dokter spesialis tertentu melalui WhatsApp. Sebelum mendapat pelayanan, peserta harus mengurus surat eligibilitas peserta (SEP). Proses pengurusan SEP itulah yang dipermudah melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Next Post

PB PBSI Memberikan Bonus Kepada Junior U 19

Wed Oct 23 , 2019
SumutMerdeka – Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) dan pihak sponsor membanjiri para pemain tim beregu campuran junior U-19, pelatih, dan ofisial dengan bonus besar. Djarum Foundation mengucurkan bonus sebesar Rp 300 juta untuk tim Beregu Campuran U-19 Indonesia. Selain itu, mereka juga masih mendapat bonus dari sponsor […]

Category