Inggris Akan Menjadi Negara Dengan Pajak Terendah Setelah Brexit

SumutMerdeka – Inggris akan menjadi negara dengan pajak rendah dan perekonomian yang fleksibel setelah meninggalkan Uni Eropa (UE). Inggris juga akan memperkenalkan undang-undang (UU) baru untuk membekukan aset dari orang-orang yang dianggap bertanggung jawab atas pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Menteri Perdagangan Inggris Liz Truss mengatakan Inggris akan lebih kompetitif dan percaya diri setelah Brexit. “Negara rendah pajak, fleksibel, dan pemimpin kewirausahaan di dunia,” katanya

Sementara itu, Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson menyatakan dirinya tidak akan mundur sebagai PM jika gagal mengamankan kesepakatan untuk meninggalkan UE pada 31 Oktober 2019. Johnson dalam pidatonya di Konfrensi Tahunan Partai Konservatif di Manchester, mendesak partainya dengan pesan “lakukan atau mati” untuk tenggat waktu Brexit pada 31 Oktober 2019.

Next Post

Apresiasi Kapolres Tanjung Balai terhadap Sikap Aktivis

Mon Sep 30 , 2019
SumutMerdeka – Kapolres Tanjungbalai, AKBP Putu Yudha Prawira mengapresiasi sikap aktivis, mahasiswa dan masyarakat daerah setempat yang melakukan unjukrasa tanpa anarkis, namun tetap mengkritisi kebijakan pemerintah. “Terima kasih atas komitmen adik-adik menjaga kondusifitas dan tidak bertindak anarkis dalam menyampaikan pendapat,” ujar AKBP Putu Yudha Prawira dihadapan pengunjukrasa, Senin (30/9). “Kami […]

Category