Polda Sumut Mendalami Dugaan Pelanggaran SOP

SumutMerdeka – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mendalami dugaan pelanggaran standard operasional prosedur (SOP) oleh anggotanya yang melakukan penganiayaan terhadap mahasiswa saat demo ricuh di depan Gedung DPRD Sumut

“Ada dua orang anggota Polri sebagai terduga pelaku penganiayaan yang sudah diamankan. Keduanya adalah Bripda MH dan Bripda MM,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Armaja

Tatan menegaskan, kedua oknum polisi sebagai terduga pelaku penganiayaan terhadap mahasiswa itu masih menjalani proses pemeriksaan. Tindakan penganiayaan oleh polisi terhadap mahasiswa yang sedang melakukan demo saat menyampaikan aspirasi tidak dibenarkan.

Kedua anggota Polri itu diamankan setelah mendapatkan rekaman video dugaan penganiayaan dari atas Gedung DPRD dan Gedung Bank Mandiri, yang memperlihatkan wajah oknum polisi itu saat melakukan pemukulan.

Next Post

Pemerintah Kabupaten Samosir Memperolah Kenaikan Anggaran

Wed Sep 25 , 2019
SumutMerdeka – Pemerintah Kabupaten Samosir memproyeksikan anggaran tahun 2020 mengalami kenaikan 5,63 persen, dari Rp 768,594 miliar tahun 2019 menjadi Rp 811,887. Meningkatnya alokasi dana, tentunya hasil kerja keras dari semua pemangku kepentingan Samosir, termasuk Pemkab dan seluruh jajaran SKPD. Selain itu, kenaikan anggaran dari Pemerintah Pusat atau transfer keuangan […]

Category