Ambulans Terkena Tembakan Gas Air Mata

SumutMerdeka – Ambulans dari lembaga sosial khusus penanganan medis, Crisis Care Center, sempat terkena tembakan gas air mata saat hendak mengevakuasi korban dari pihak mahasiswa yang siang tadi berunjuk rasa menolak RKUHP. Ambulans pun berbalik arah menjauhi kepungan gas air mata. Salah satu petugas medis, Hartono menceritakan peristiwa itu terjadi ketika aparat kepolisian memukul mundur barisan mahasiswa di dekat jembatan layang Slipi.

“Kejadian tembakan itu, setelah ambulans bawa pasien untuk dirujuk ke rumah sakit, begitu balik lagi kami menghindar karena gas air mata mengarah ke ambulans,” kata Hartono

Akibat tembakan gas air mata aparat kepolisian, timnya mengevakuasi korban dengan peralatan seadanya. Ambulans untuk mengevakuasi korban tak berani mendekati barisan massa aksi.

“Penanganan untuk korban akhirnya tidak gunakan ambulans, kami pasang oksigen di sini,” ujarnya. Selama kejadian bentrok antara mahasiswa dan aparat, kata Hartono, pihaknya menangani puluhan korban untuk dievakuasi. Korban tak hanya dari kalangan mahasiswa tapi juga masyarakat sipil lainnya.

Next Post

Pemerintah Telah Bekerja Sama Dengan Jepang Dalam Pembuatan Kereta Semi Cepat

Tue Sep 24 , 2019
SumutMerdeka – Pemerintah Indonesia dan Jepang menandatangani rumusan kesepakatan terkait proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya pada Selasa (24/9). Penandatangan ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan proyek moda transportasi tersebut. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan usai penandatangan rumusan kesepakatan tersebut Badan Kerjasama Internasional Jepang (Japan International Cooperation Agency/JICA) akan melakukan survei persiapan. Survei itu […]

Category