Tarif Baru Bea Cukai Rokok Dipersoalkan

SumutMerdeka – Pemerintah akan menaikkan tarif baru cukai mulai 1 Januari 2020. Kenaikan tersebut menyebabkan harga jual eceran rokok membengkak hingga 35 persen.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Rosan P Roeslani melihat dampak kenaikan cukai rokok ini dari tiga sisi, yakni dari segi konsumen, produsen, dan kesehatan.

“Tentunya kan di satu sisi kalau dari produsen rokok menyatakan mereka sudah memberikan distribusi yang cukup besar untuk pajaknya,” kata Rosan.

Tapi di sisi lain, dia juga memandang kehadiran inovasi seperti vape bakal mengancam eksistensi rokok batangan yang selama ini beredar di pasaran. “Tapi di satu sisi ini juga kan ada perkembangan dari (produk) rokok seperti vape dan segala macam. Itu juga akan menggerus pasar-pasar mereka,” ungkap dia.

Kenaikan cukai rokok dapat berimbas terhadap pengurangan jumlah konsumennya akan baik bagi non-perokok. Namun begitu, Rosan menanggapi kenaikan cukai rokok juga akan memberikan sumbangan besar bagi perpajakan.

Next Post

Syaffarizal Mursalin Menjadi Incaran McMenemy

Wed Sep 18 , 2019
SumutMerdeka – Gelandang anyar Persija Jakarta, Syaffarizal Mursalin Agri atau Farri Agri, juga menarik perhatian Simon McMenemy yang kini menangani Timnas Indonesia. Direktur Bisnis Persija, Andhika Suksmana menambahkan keberadaan Farri sebenarnya sudah lama menjadi pantauan Macan Kemayoran. Meskipun komunikasi langsung dengan gelandang 27 tahun itu baru terjalan sebulan terakhir. Andhika menyatakan Simon juga menaruh […]

Category