TIMPORA Mengamankan 8 WNA Ilegal

SumutMerdeka – Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kantor Imigrasi Kelas ll Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Tasikmalaya, Jawa Barat, mengamankan 23 orang warga negara asing (WNA) periode Januari-September 2019.

Terbaru, sebanyak delapan orang warga Nigeri berhasil diamankan di kawasan objek wisata Pangandaran.

“Hasil investigasi kami mereka tidak bisa menunjukkan dokumen paspor kenegaraan,” ujar Kepala Sub Seksi Intelejen ke Imigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Tasikmalaya, Sarial

Menurutnya, penangkapan ke depan warga negara asing dari salah negara Afrika itu, berasal dari laporan warga mengenai keberadaan yang menyebar di tiga lokasi berbeda. “Awalnya sembilan tapi satu orang diantaranya melarikan diri,” ujar dia.

Saat dilakukan penyisiran Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) di kawasan Graha Artha Blok A5, Kampung Pejaten, Desa Pejaten, Kecamatan Sidomulih, dan Kampung Kamurang, Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran kawasan wisata Pantai Pangandaran, ditemukan tanpa kelengkapan dokumen izin tinggal.

“Salah satunya diketahui memiliki paspor, tapi lainnya tidak membawa dokumen dengan alasan karena ditahan pihak agen mereka,” ujar dia.

Next Post

ICW Menyindir Aktivis yang Telah Menjadi Pejabat

Fri Sep 13 , 2019
SumutMerdeka – Indonesia Corruption Watch (ICW) menyindir sejumlah aktivis yang kini menjadi pejabat Istana. ICW menyindir mereka yang tak lagi bersuara saat Presiden Jokowi menyetujui pembahasan revisi UU KPK yang diusulkan DPR. Hal ini disampaikan ICW dalam akun instagram @sahabaticw, Kamis 12 September 2019. Dalam akun instagram-nya, ICW mengunggah poster bergambar 8 […]

Category