Direktur BI Sumut Menyatakan Harus Ada Sinergi Mengembangkan Ekonomi Digital

SumutMerdeka – Direktur BI Kantor Perwakilan Sumut, Andiwiana S di Medan, Senin, mengatakan, elektronifikasi transaksi tidak bisa dihindari karena saat ini digitalisasi sudah menyentuh seluruh sendi kehidupan baik bidang keuangan dan non keuangan.

Di Indonesia, elektronifikasi transaksi semakin berpeluang karena mengacu pada besarnya jumlah penduduk berusia produktif, lanjutnya, dari 268,2 juta penduduk Indonesia, 163 juta berada di usia produktif atau antara 15-64 tahun.

Menurut dia, penerimaan pemerintah daerah melalui PAD memiliki peluang untuk ditingkatkan hingga 11,1 persen dari saat  ini sebesar Rp12,237 triliun.

BI, lanjutnya menyadari perlunya sinergi yang baik dan kuat untuk mengembangkan ekonomi digital yang sudah menjadi kebutuhan.

Oleh karena itu, katanya, forum itu digelar untuk menguatkan pilar komunitinya.

Penguatan komuniti seperti penguatan jejaring dan koordinasi berbasis digital diharapkan dapat menciptakan harmonisasi antarregulator dan lainnya.

Kemudian “database” untuk perencanaan elektronifikasi dapat terukur.

Ketiga adalah peningkatan “research” tentang isu – isu terkini di bidang sistem pembayaran.

Next Post

Pelantikan 45 Anggota DPRD Asahan Diwarnai Demo

Mon Sep 9 , 2019
SumutMerdeka – Pelantikan 45 anggota DPRD Asahan periode 2019-2024 di Aula Rambate Rata Raya Sekretariat DPRD Asahan diwarnai aksi demo, Senin (9/9). Pengambilan sumpah 45 anggota DPRD Asahan yang dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, Ulina Marbun berjalan khidmat. Sebelumnya prosesi pelantikan, sekretaris DPRD Asahan, Syahruk Efendi Tambunan pembacaan Surat […]

Category