Kabut Asap Akibat Kebakaran Hutan Semakin Parah

SumutMerdeka – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) belum mau beranjak dari Kota Pekanbaru meski hujan mulai turun di berbagai daerah yang ada titik apinya. Sejumlah warga mulai tak tahan dengan kondisi ini karena berimbas pada kondisi tubuhnya.

Seperti yang diungkapkan Yelda Wati. Akibat kabut asap ini, ibu rumah tangga sekaligus karyawan swasta ini mengaku kesehatannya memburuk karena menghirup udara tidak sehat.Dia menjelaskan, kabut asap mulai masuk ke rumah. Kondisi ini sudah berlangsung beberapa hari, tapi lama kelamaan disertai bau tidak sedap seperti kertas terpanggang.

Warga lainnya, Rizky juga menyebut kabut asap di Pekanbaru makin parah tiap harinya. Jarak pandang di jalanan juga memburuk dan membuat mata perih ketika berkendara.

“Saya rasa jarak pandangnya tak lebih dari satu kilometer saja, hari sebelumnya tidak separah ini,” sebut pengusaha kue Cubit Pukis ini.

Pria 27 tahun menjelaskan, kabut asap juga mulai masuk ke rumahnya di kawasan Tampan, Pekanbaru. Ketika bangun pagi, dia menghirup bau tak sedap yang awalnya dikira ada tetangga membakar sampah.

Next Post

Kemeriahan Keunikan Perayaan Pekan Lingkungan Hidup Sumut

Fri Sep 6 , 2019
SumutMerdeka – Ragam kemeriahan dan keunikan mewarnai perayaan Pekan Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara 2019 yang digelar di Santika Premiere Dyandra Hotel & Convention Jalan Kapten Maulana Lubis Nomor 7, Jumat (6/9/2019). Para pengunjung akan dimanjakan dengan berbagai stan unik, kreatif, menarik serta tidak ketinggal tetap mengandung unsur edukatif. Para […]

Category