Partai Nasdem dan PPP Tidak Akan Mencampuri Penyusunan Kabinet

SumutMerdeka – Sebanyak dua partai politik di Koalisi Indonesia Kerja (KIK), Partai NasDem dan Partai Persatuan Pembangunan, sepakat tidak mencampuri penyusunan kabinet yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G Plate berkata partainya sejalan dengan pernyataan Jokowi yang mengatakan bahwa penyusunan kabinet merupakan hak prerogatif seorang presiden.

Dia menjelaskan, NasDem menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi untuk menentukan sosok-sosok menteri yang akan membantunya di periode kedua nanti. Bahkan, katanya, NasDem juga menyerahkan soal penentuan struktur serta nomenklatur kabinet mendatang kepada Jokowi.

Lebih jauh, dia menilai, pernyataan Jokowi yang meminta tidak ada pihak mencampuri penyusunan kabinet bukan sebagai bentuk peringatan untuk partai politik.

“Jadi enggak ada tanya lagi berapa jumlah kabinet, dari partai apa saja, siapa orangnya, tanyakan pada Pak Jokowi, dia yang akan memutuskan,” ungkapnya. 

Senada, Sekjen PPP Arsul Sani berkata partai politik di KIK menghormati hak prerogatif Jokowi dalam menyusun kabinet. Menurutnya, sikap PPP menghormati hak tersebut bisa dilihat dari langkah tidak mengajukan nama yang dapat dicalonkan menjadi menteri sebelum diminta oleh Jokowi.

“Saat ditanya apakah PPP sudah mengajukan nama, ya belum, wong belum diminta Presiden kok. Kalau kita mengajukan nama, itu bisa diinterpretasikan nanti intervensi. Begitu Presiden memberi tahu PPP akan dapat pos ini, baru kami ajukan,” kata Arsul.


Next Post

Bupati Muara Enim Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Suap

Tue Sep 3 , 2019
SumutMerdeka – Bupati Muara Enim H Ahmad Yani (AYN) dan Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan PPK di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim Elfin Muhtar (EM), dan pihak swasta pemilik PT Enra Robi Okta Fahlefi (ROF) ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terkait 16 proyek peningkatan proyek pembangunan jalan di Kabupaten Muara Enim, Sumatera […]

Category