Menurut Rudy Salim ,Keputusan Mobil Listrik Bersuara Tidak Tepat

SumutMerdeka – Presiden Direktur Prestige Corp Rudy Salim keberatan dengan rencana aturan bahwa Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) atau mobil/motor listrik agar memiliki suara. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bakal mengatur suara mobil listrik ketika sedang berjalan. 

Rudy memandang agar pengembangan teknologi lebih utama ditingkatkan ketimbang harus mengeluarkan aturan agar kendaraan terdengar bersuara. 

“Menurut saya kalau bisa, jangan. Lebih baik teknologi seperti pedestrian warning, blank spot assists atau atau break yang lebih ditingkatkan. Jadi, teknologi keamanan itu ditingkatkan dibanding mobilnya mengeluarkan suara,” kata Rudy yang merupakan pengusaha importir umum macam Tesla dan lainnya dalam diskusi kajian implementasi kendaraan elektrifikasi (EV) di kantor Kadin, Jakarta

Kementerian Perhubungan mengeluarkan Peraturan Menteri (PM) tentang Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor dengan Motor Penggerak Menggunakan Motor Listrik. 

Pada pasal 36 ayat (1), disebutkan bahwa, “Kendaraan Bermotor Listrik kategori M, N, O dan L yang hanya menggunakan motor listrik sebagai penggerak, untuk memenuhi aspek keselamatan harus dilengkapi dengan suara.” 

Next Post

Kandidat Presiden AS ada yang Keturunan Asia ?

Tue Aug 27 , 2019
SumutMerdeka – Pemilihan presiden di Amerika Serikat (AS) akan berlangsung tahun depan. Saat ini, sudah ada 24 kandidat presiden dari Partai Demokrat yang mendaftar untuk menjadi saingan Presiden AS Donald Trump, yang akan kembali mengikuti pemilu. Dari semua nama, ada beberapa kandidat populer yang mendaftar. Antara lain Joseph R. Biden atau Joe […]

Category